pan.or.id, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyampaikan pentingnya memaknai bela negara di era kekinian sebagai ikhtiar menjadi bangsa maju dengan Ilmu.
“Mari maknai definisi bela negara dengan pendekatan kekinian. Kita bela negara dengan unggul dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek),” ujar Zulkifli Hasan saat memimpin Apel Kebangsaan Bela Negara yang diikuti seribu lebih Mahasiswa Pancasila dan Perwakilan Pondok Pesantren Al Zaytun. Acara dilaksakan di Halaman Nusantara III MPR, Senin (18/12).
Bagi Zulkifli Hasan karena ilmu pengetahuanlah muncul kesadaran pribadi yang menggerakkan kalangan intelektual yang lahir dan besar di Indonesia tapi malah menjadi kaum yang terpinggirkan. “Tanah dan lahan sampai finansial hingga pemerintahan semuanya dikuasai kaum penjajah,” kata Zulkifli seperti dalam siaran persnya.
Kemudian munculah berbagai gerakan kerakyatan seperti Syarikat Islam, Budi Utomo, Muhammadiyah, Persis, NU dan lainnya. Puncak kesadaran itu adalah keluarnya sumpah sakti ‘Sumpah Pemuda’ lalu berlanjut dengan kemerdekaan Indonesia.
Oleh karena itu ketika ilmu membuka kesadaran berbangsa, maka sekarang waktunya ilmu pengetahuan menjadi kunci jalan Indonesia yang lebih baik. “Founding fathers kita dekat dengan tradisi ke Ilmuwan sehingga bisa membangun kesadaran rebut kemerdekaan. Sekarang waktunya dengan Ilmu kita wujudkan Indonesia yang lebih maju,” tutupnya.
Related posts
Terkini
- Lorem ipsum dolor sit amet February 12, 2025
- Wamendagri Bima Arya Dorong Reformasi Birokrasi melalui Inovasi untuk Tingkatkan Efisiensi October 30, 2024
- Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN ungkap alasan menunjuk Eko Patrio sebagai SekJen PAN October 30, 2024
- Menteri Desa PDT, Yandri Susanto : Retreat Kabinet Merah Putih Menyatukan Hati dan Perasaan October 30, 2024
- Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi : Penggunaan Maung Sebagai Kendaraan Dinas Adalah Komitmen Pemerintah Pada Pengembangan Industri Dalam Negeri October 30, 2024