Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Ashabul Kahfi melakukan kunjungan kerja di Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (24/1).
Dalam sambutannya, Kahfi memberikan gambaran terkait tugas-tugasnya sebagai anggota DPR RI mewakili masyarakat Sulsel khususnya daerah pemilihan Sulsel I yang meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar.
“Bapak/Ibu sekalian, saya itu senang jika kegiatan kunjungan begini, sekalipun nomor HP saya masih sama dengan yang ada di Bapak/Ibu tapi hadir langsung itu agar dapat merespon langsung persoalan di Masyarakat, atas pertemuan itulah saya jadikan bahan untuk diperjuangkan di Kantor pusatnya Dewan di Senayan sana,” katanya, seperti dikutip dari Rakyatku News.
Ketua DPW PAN Sulsel ini juga menekankan persoalan besar bangsa saat ini adalah terkait masalah jaminan kesehatan yakni BPJS Kesehatan.
Sebagai anggota Komisi IX, ia merasa perlu lebih banyak mendengar aspirasi dan pandangan dari masyarakat.
Ia menyebut, setelah pemerintah pusat menaikkan iuran BPJS Kesehatan maka layanan yang diterima masyarakat juga harus maksimal.
“Inikan sudah naik per Januari 2020, harusnya pelayanan rumah sakit harus lebih baik dari sebelumnya, jika tidak BPJS bertanggung jawab akan itu. Selain itu Komisi IX juga masih memberikan solusi terhadap pemerintah karena dampak kenaikan iuran khususnya kelas 3 sangat besar, kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas 3 perlu dipertimbangkan lagi,” tandasnya.
Related posts
Terkini
- Lorem ipsum dolor sit amet February 12, 2025
- Wamendagri Bima Arya Dorong Reformasi Birokrasi melalui Inovasi untuk Tingkatkan Efisiensi October 30, 2024
- Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN ungkap alasan menunjuk Eko Patrio sebagai SekJen PAN October 30, 2024
- Menteri Desa PDT, Yandri Susanto : Retreat Kabinet Merah Putih Menyatukan Hati dan Perasaan October 30, 2024
- Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi : Penggunaan Maung Sebagai Kendaraan Dinas Adalah Komitmen Pemerintah Pada Pengembangan Industri Dalam Negeri October 30, 2024