Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Slamet Ariyadi menyikapi adanya kesalahpahaman antar dua kelompok yang mengakibatkan bentrokan di depan kantor DPC Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (25/10) lalu.
Slamet mengatakan, keributan yang terjadi hanya didasari persoalan pribadi sehingga ia meminta kedua belah pihak untuk dapat menahan diri agar tidak termakan isu hoaks yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
“Kejadian tersebut hanya berurusan pada masalah pribadi, bukan kelompok. Tapi ada pihak yang kemudian membuat berita hoaks menjadi awal dari keributan tersebut,” kata Slamet dikutip dari Jawa Pos, Kamis (30/10).
Slamet kemudian meminta kepada para tokoh masyarakat untuk dapat menjadi jembatan perdamaian antara kedua belah pihak agar situasi tidak semakin gaduh.
Sebagai tindakan nyata, Slamet bertemu dengan tokoh setempat yakni H. Lulung Lunggana yang juga Anggota DPR RI Fraksi PAN untuk bersilaturahmi sekaligus mencari solusi atas kejadian tersebut.
“Kami juga sudah meminta tokoh masyarakat yakni Pak Haji Lulung untuk melakukan mediasi agar tidak berlarut dan dapat damai agar tidak perlu dibesarkan. Ini juga sebagai bentuk silaturahmi kami. Alhamdulilah, beliau selaku Ketua Bamus Betawi sepakat untuk mendamaikan kedua kelompok tersebut,” jelas politisi milenial PAN ini.
Slamet juga berharap pihak Kepolisian dapat segera menyelesaikan permasalahan ini dan menindak tegas oknum-oknum yang terlibat sebagai pemicu pertama keributan antara kedua kelompok tersebut.
Related posts
Terkini
- Lorem ipsum dolor sit amet February 12, 2025
- Wamendagri Bima Arya Dorong Reformasi Birokrasi melalui Inovasi untuk Tingkatkan Efisiensi October 30, 2024
- Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN ungkap alasan menunjuk Eko Patrio sebagai SekJen PAN October 30, 2024
- Menteri Desa PDT, Yandri Susanto : Retreat Kabinet Merah Putih Menyatukan Hati dan Perasaan October 30, 2024
- Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi : Penggunaan Maung Sebagai Kendaraan Dinas Adalah Komitmen Pemerintah Pada Pengembangan Industri Dalam Negeri October 30, 2024