Zonasi daerah yang diklasifikasikan menjadi merah, kuning, oranye, dan hijau, acapkali dianggap sebagai status sebuah daerah terkait Corona. Zonasi juga menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan.
Namun, Anggota Komisi IX DPR RI Intan Fauzi memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, indikator zona yang dipakai pemerintah untuk melonggarkan beberapa sektor, mesti ditinjau ulang.
“Mengenai zona, zona ini juga bukan menjadi suatu ukuran. Sekolah di zona hijau sudah boleh, universitas dan seterusnya. Tapi, kalau kita bicara satu wilayah saja, zona hijau kan belum tentu di kecamatan atau barangkali kelurahan lingkungan itu aman, yang juga masuk zona hijau,” kata Intan, Senin (22/6), dilansir dari Kumparan.com.
Faktor penyebaran virus Corona lebih disebabkan oleh kepatuhan pada protokol Covid-19 dan kondisi klaster yang berbeda. Bisa jadi zona hijau tapi terjadi kerumunan dan lainnya.
“Jadi, bukan menjadi patokan. Jadi, ini memang harus klaster per klaster,” tambah Intan.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyoroti soal angka kasus positif Covid-19 beberapa pekan ini naik drastis. Mulai dari 800 kasus hingga 1.000 per hari. Pemerintah berdalih, hal itu akibat semakin masifnya tes Covid-19 di masyarakat.
Intan mengingatkan pemerintah agar menaruh perhatian penuh akan pentingnya protokol Covid-19 di tempat-tempat umum. Salah satunya menurut Intan adalah pasar, yang merupakan tempat masyarakat membeli kebutuhan dasarnya.
“Misalnya pasar, karena memang kebutuhan primer ada di pasar, kemudian pedagang kecil adanya di pasar. Itu menurut saya harus disediakan fasilitas (protokol Covid-19),” paparnya.
Sebab, Intan menilai, sudah seharusnya pemerintah menyediakan protokol kesehatan di tempat-tempat vital masyarakat berkerumun, bukan hanya di kantor-kantor besar semata.
“Jangan hanya di tempat-tempat yang besar saja. Justru kita menyasar intensitas kerumunan yang tinggi, tapi ketersediaan fasilitas itu minim, itu yang perlu disasar oleh pemerintah,” pungkas Legislator dapil Jabar itu.
Related posts
Terkini
- Lorem ipsum dolor sit amet February 12, 2025
- Wamendagri Bima Arya Dorong Reformasi Birokrasi melalui Inovasi untuk Tingkatkan Efisiensi October 30, 2024
- Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN ungkap alasan menunjuk Eko Patrio sebagai SekJen PAN October 30, 2024
- Menteri Desa PDT, Yandri Susanto : Retreat Kabinet Merah Putih Menyatukan Hati dan Perasaan October 30, 2024
- Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi : Penggunaan Maung Sebagai Kendaraan Dinas Adalah Komitmen Pemerintah Pada Pengembangan Industri Dalam Negeri October 30, 2024