Pan.or.id, Palangkaraya – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) H Zulkifli Hasan, saat memberikan pidato kebangsaan dalam Pembukaan Tanwir II Pemuda Muhammadiyah di Palangkaraya, Senin ,(27/11/2017) menyoroti masalah korupsi.
Dia menilai kejahatan korupsi sudah sangat luar biasa terjadi di Indonesia sehingga, banyak pejabat yang terjebak melakukan tindakan korupsi, kesenjangan terjadi, integritas tergadai, nilai-nilai memudar, sila ketuhanan yang maha esa diganti jadi keuangan yang maha kuasa,” ujarnya.
“Ketimpangan makin menjadi-jadi, ingin jadi bupati harus ada uang, menjadi gubernur juga uang, jadi kepala desa juga uang. Korupsi merusak kita, sehingga rakus dan tamak,” ujarnya.
Bayangkan saja, ujar Zulkifli, anggaran negara belum jadi apa-apa sudah diambil 40 persen, gimana ini mereka lakukan, orang kaya memakan haknya orang miskin,lalu dimana integritas dan moralitasnya, begitu rendahnya.
Sementara itu, Ketua umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan, saat ini akhlak pejabat makin rendah, bahkan pelakunya sangat pandai mempermainkan hukum, bersandiwara, sehingga cocok jadi aktor.
“Hal ini yang harus diperbaiki, sehingga ini menjadi tugas kami sebagai generasi muda yang harus mampu mengubahnya menjadi lurus, ini tantangan bagi generasi kami,”ujarnya.
Related posts
Terkini
- Lorem ipsum dolor sit amet February 12, 2025
- Wamendagri Bima Arya Dorong Reformasi Birokrasi melalui Inovasi untuk Tingkatkan Efisiensi October 30, 2024
- Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN ungkap alasan menunjuk Eko Patrio sebagai SekJen PAN October 30, 2024
- Menteri Desa PDT, Yandri Susanto : Retreat Kabinet Merah Putih Menyatukan Hati dan Perasaan October 30, 2024
- Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi : Penggunaan Maung Sebagai Kendaraan Dinas Adalah Komitmen Pemerintah Pada Pengembangan Industri Dalam Negeri October 30, 2024