Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menceritakan pengalaman mengikuti retret kabinet baru-baru ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan dan pemahaman di antara para menteri, menciptakan keselarasan dalam pikiran dan perasaan untuk menghadapi tantangan bersama. Retret ini juga diisi dengan diskusi dan refleksi, yang membantu memperkuat kerja sama di dalam kabinet.

“Jadi Empat hari di Limbah Tidar, luar biasa, kita tidur di tenda. Dengan acara itu para menteri itu sudah saling kenal, makan bareng, ngobrol bareng, itu awal yang baik” kata Yandri kepada awak media

“Pembekalan oleh Presiden Prabowo Subianto di acara retreat itu menjadi yang pertama dilakukan dalam sejarah Indonesia” tambahnya

menurut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tersebut Kegiatan Retreat berhasil membuat Menteri di Kabinet Merah Putih saling bersinergi tanpa menjatuhkan satu sama lain.

“Belum pernah semenjak Republik ini ada, ketika Presiden memilih Pembantunya, melakukan kolaborasi atau kegiatan yang menyatukan hati dan perasaan. Kemudian bisa kenal satu sama lain. Intinya ini Kabinet Merah Putih tidak boleh antar Kementerian saling menjatuhkan, harus bersinergi, satu komando, kompak, kemudian memaksimalkan peran masing masing” Ucap Yandri Susanto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal