Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyoroti tidak bisa berkibarnya bendera merah putih di event olahraga Internasional.

“Kita prihatin. Ini pelajaran serius yang mahal harganya. Harus disikapi bersama,” ujarnya.

Hal ini menyusul sanksi World Anti-Doping Agency (WADA) akibat otoritas Indonesia dianggap tidak memenuhi syarat jumlah tes doping atlet.

Terakhir, pada penyerahan medali emas Piala Thomas 2020 saat Indonesia mengalahkan China 3-0, Minggu (17/10/2021), bendera Indonesia dilarang berkibar.

Hendra Setiawan, Jonathan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting Cs menerima hadiah utama Piala Thomas ke-14 Indonesia tanpa kibaran bendera merah putih.

Alih-alih bendera Indonesia, justru yang dikibarkan adalah bendera PBSI. Netizen pun merundung Menpora, Zainuddin Amali.

“Bukan hanya fokus pada siapa yang salah, tapi temukan apa yang salah. Malu kita disamakan dengan negara-negara yang tidak menghargai peraturan antidoping. Ini jangan sampai terulang lagi. Bendera Indonesia harus berkibar di ajang-ajang olahraga tingkat dunia. Sejalan dengan prestasi para atlet kita yang luar biasa,” cetus Zulhas.

Zulhas berharap agar pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) serius menyelesaikan masalah ini. Semua upaya perlu dilakukan agar Indonesia tak kehilangan muka di mata dunia.

“Lakukan segera yang terbaik. Fokus pda penyelesaian masalah. Ini masalah serius sekaligus wajah dunia olahraga kita, tandasnya.