Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN, Farazandy Fidinansyah mengatakan, libur lebaran tahun 1442 hijriah menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Terlebih dalam hal pengelolaan kebijakan kawasan wisata yang tetap dibuka.

Lanjutnya, Kata Farazandy, kawasan wisata di Jakarta diprediksi akan ramai pada saat libur lebaran. Hal tersebut akibat pemberlakuan larangan mudik lebaran 2021 dari tanggal 6-17 Mei yang membuat tidak terjadinya arus mobilisasi masyarakat yang ke luar Jakarta.

“Ancol, Ragunan, TMII akan menjadi tujuan utama masyarakat dalam menghabiskan libur lebaran,” kata Farazandy, dilansir dari Moeslimchoice.com, Rabu (5/5/2021).

Terkait hal ini, Anggota Komisi B Fraksi PAN itu mengusulkan agar tempat wisata yang tadinya ditentukan kapasitanya 50 persen selama pandemi covid-19 untuk kembali diturunkan menjadi 30 persen kapasitas pengunjung.

“Karena di momen-momen tertentu pemberlakuan kapasitas 50 persen masih menimbulkan keramaian dan kerumunan,” ujar Farazandy.

Agar tidak terciptanya klaster-klaster baru yang mengakibatkan jumlah penularan di DKI Jakarta kembali meningkat, kebijakan soal ketentuan tempat wisata harus segera di keluarkan.

Dinas pariwisata bisa tetap membuka tempat wisata tetapi kapasitas pengunjungnya harus dikurangi menjadi 25-30 persen.

Lebih lanjut, terkait penekanan pengurangan kapasistas, Anggota Fraksi PAN Farazandy, menginginkan agar masayarakat tetap nyaman dan aman dalam berwisata.

“Agar kawasan wisata tetap nyaman dan bisa memaksimalkan protokol kesehatan soal jaga jarak,” tutup Farazandy.