Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ahad (12/12) menyambangi Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, Kraksaan, Probolonggo. Di sana, wakil ketua MPR RI itu disambut ribuan santri putera dan puteri yang antusias mendengarkan pidato kebangsaannya. Hal ini dilakukan Zulhas di sela-sela safari kebangsaannya ke sujumlah kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Menurut Zulhas, kunjungannya ke Jawa Timur kali ini terasa istimewa karena mendekatkan PAN dengan komunitas NU, termasuk pesantren-pesantren besar. “Kemarin kami diterima oleh Rais Suriah PWNU Jatim, KH Anwar Iskandar, dan Rais Tanfidziyah, KH Marzuqi Mustamar, di kantor PWNU. Di sana kami disuguhi nasi kebuli dan disambut luar biasa, hangat dan akrab sekali.” Ujar Zulhas. Bahkan di acara tersebut, Zulhas juga diberi gelar Kiai.

“Kemarin di acara PWNU, Bang Zul sudah diberi gelar Kiai. Jadi sudah sah kita panggil Kiai Zulhas.” Kata KH Marzuqi Mustamar di sela-sela tausyiahnya dalam acara pelantikan DPW PAN Jatim di Hotel Westin, Surabaya (11/12). Zulhas dianggap cocok mendapatkan gelar Kiai karena komitmennya pada keislaman dan memiliki banyak santri di sekolahnya di Lampung Selatan.

Di Probolinggo, Zulhas disambut antusias oleh ribuan santri Ponpes Syekh Abdul Qadir Jailani yang dipimpin oleh KH Abdul Hafidz Aminuddin. “PAN dengan NU ini dekat, kecintaan Bang Zul kepada para Kiao juga tak usah diragukan. Ahlan wa sahlan, selamat datang di Ponpes Syekh Abdul Qadir Jailani, disambut oleh para Kiai dan Habaib.”

Tak tanggung-tanggung, sambutan hangat ini juga diperkuat oleh masuknya keluarga besar Ponpes Syekh Abdul Qodir Jailani menjadi kader PAN untuk maju menjadi anggota legislatif pada Pileg 2019 mendatang. Di antaranya, putera KH Hafidz Aminuddin, Gus Ahmad Abdul Qadir yang akan maju sebagai caleg DPR RI, keponakan Kiai Hafidz Gus Sajjad yang akan manju di DPRD Provinsi, dan Gus Sofyan (sebelumnya Anggota DPRD Probolinggo dari PKB) yang akan maju menjdi anggota DPRD dari PAN.

Sehari sebelumnya, putera KH Asep Saifuddin Chalim, Muhammad Albarra atau Gus Bara, yang juga Wakil Bupati Mojokerto, resmi mengenakan jaket PAN yang dikenakan oleh ‘Kiai’ Zulhas di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto. Peristiwa ini disambut gembira oleh 7000 santri Amanatul Ummah.

Menanggapi hal ini, Zulhas tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. “Alhamdulillah ini menjadi bukti bahwa PAN merupakan partau terbuka yang diterima kalangan luas. Banyak kader NU masuk ke PAN di Jatim, ini positif. Jatim Insya Allah bisa menjadi basis PAN. Teman-teman DPW Jatim, teruslah bekerja keras dan rangkul semua pihak.” Pungkasnya.