Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fraksi PAN Achmad Hafisz Thohir menegaskan, jika salah satu cara untuk memupuk rasa nasionalisme adalah dengan mencintai tanah air berserta produk-produknya.

Hal tersebut disampaikan oleh Hafisz saat merespons impor barang konsumsi rata-rata mengalami kenaikan di kuartal I tahun 2021. Mulai dari impor garam, jagung hingga bawang putih.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor garam di Maret 2021 sebanyak 299.736 ton. Realisasi ini naik 275% dari Februari 2021 sebanyak 79.929 ton.

“Cinta tanah air itu harus cinta kepada produk tanah air. Cinta produk tanah air berarti mendukung produk lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Hafisz, dilansir dari Kedaipena.com, Rabu, (21/4/2021).

Hafisz melanjutkan, jika pada tataran tersebut sudah tidak mampu, maka jangan harap negeri dapat bertahan atau survive dari banjirnya produk asing.

“Adanya serbuan semua serba impor, maka dapat dikatakan bahwa negeri ini sudah tidak punya pertahanan domestik lagi terhadap serbuan produk import,” papar Hafisz.

Hafisz menegaskan, jika dirinya tidak membenci impor. Namun, kalau impor sudah melebihi produk lokal maka seharusnya menjadi pernyataaan.

“Sampai dimana rasa nasionalisme kita saat ini,” tandas Hafisz.