Dalam rangka memperingati perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H, DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar tabligh akbar nasional yang diselenggarakan secara daring. Tajuk acara tersebut adalah “Munajat untuk Indonesia Sehat”.

Dalam keterangan tertulisnya, Ketua Panitia yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD DKI, Zita Anjani menyebut bahwa acara ini juga merupakan rangkaian HUT PAN ke-23.

“Acara ini merupakan rangkaian HUT PAN ke-23, amanat Ketum Zulkifli Hasan agar kader PAN di seluruh Indonesia memberikan yang terbaik untuk membantu masyarakat keluar dari kesulitan pandemi. Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram besok, sekaligus HUT RI ke-76, kegiatan ini juga penting untuk memperkuat semangat bangsa ini keluar dari pandemi,” ujar Zita, dilansir dari Sindonews.com, Selasa (10/8/2021).

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa upaya keluar dari persoalan yang tengah dihadapi harus seimbang antara ikhtiar lahiriah dan batiniah.

“Indonesia ini negara berketuhanan, sebagaimana tertulis di sila pertama Pancasila. Upaya lahir sudah kita lakukan semaksimal mungkin untuk mengatasi pandemi ini. Jangan lupakan juga aspek spiritual, berserah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT agar diberi pertolongan,” tutur Zulhas.

Acara Munajat untuk Indonesia Sehat ini akan digelar secara daring dan diikuti seluruh kader PAN se-Indonesia secara serentak. “Kami meminta DPD dan DPW se-Indonesia untuk menggelar doa bersama serupa di tempat masing-masing,” Sebut Zita.

“Selain doa bersama, kami juga akan memberikan santunan kepada keluarga nakes yang meninggal, anak-anak yatim dan piatu. Ini bukti bahwa PAN peduli dan memberi bantuan nyata,” sambungnya.

Kegiatan yang akan digelar 12 Agustus 2021 pukul 19.30 WIB itu menghadirkan ulama dan tokoh Islam dari berbagai kalangan. Di antaranya Ustaz Das’ad Latief yang akan menjadi penceramah utama, Ustaz Tafsir (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah), Habib Mahdi Assegaf, Ustaz Jeje Zaenuddin (PP Persis), KH Abah Raodl Bahar Bakry, Ustaz Slamet Maarif, Ustaz Fadlan Garamatan, dan Ustaz Fahmi Salim.