Pawang hujan ramai diperbincangkan oleh masyarakat terkait aksinya mengusir hujan saat perhelatan balapan MotoGP Mandalika. Ada yang pro karena menganggapnya kearifan lokal, ada yang kontra karena alasan agama.

Sekjen PAN Eddy Soeparno memilih untuk tidak masuk dalam pro-kontra itu. Wakil Ketua Komisi VII DPR itu memilih untuk mengapresiasi Risman, Staf Hotel yang disebut pemenang GP Miguel Oliviera di podium.

Menurut Eddy, sosok Risman adalah kearifan lokal yang sebenarnya karena telah menunjukkan wajah masyarakat Indonesia yang ramah, terbuka dan penuh toleransi.

“Kearifan lokal yang sebenarnya adalah Risman. Pelayanannya di Hotel membuat Miguel Oliveira terkesan. Risman adalah refleksi masyarakat Indonesia yang ramah dan terbuka. Terima kasih Risman telah membuat Indonesia mendunia,” kata Eddy.

Ia menambahkan, dengan terus menyebarluaskan sosok Risman, Eddy yakin akan memberikan nilai positif bagi Pariwisata Indonesia di mata dunia.

“Nilai penting dalam pariwisata adalah Hospitality yaitu keramah-tamahan dalam menerima wisatawan. Sosok Risman mewakili wajah Pariwisata Indonesia di mata dunia,” tutupnya.