Partai Amanat Nasional (PAN) meluruskan pernyataan Wakil Sekjen, dr. Rosaline Rumaseuw yang meminta pemerintah membuat rumah sakit khusus pejabat.

Menurut Wasekjen DPP PAN, dr. Irvan Herman, yang disampaikan dr. Rosaline adalah pernyataan pribadi dan bukan sikap partai. Dokter Irvan menjelaskan, PAN tidak pernah membahas apalagi mengusulkan rumah sakit khusus pejabat.

“Kami juga kaget tiba-tiba yang bersangkutan mengusulkan rumah sakit khusus pejabat. Itu sepenuhnya usulan pribadi. PAN tidak pernah membahas apalagi mengusulkan rumah sakit khusus pejabat. Itu usulan perasaan bu dokter Rosaline karena merasa sedih saudaranya John Mirin, anggota Fraksi PAN DPR RI, karena penanganan yang terlambat di rumah sakit, akhirnya menghembuskan nafas terakhir, wafat,” kata dr. Irvan di Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Dokter Irvan menjelaskan, sikap PAN menghadapi pandemi Covid-19 ini jelas dan terang, yaitu seluruh kader PAN, baik di lembaga eksekutif maupun legislatif harus turun langsung membantu rakyat yang kesusahan karena pandemi Covid.

“Justru usulan PAN adalah bagaimana caranya rakyat dapat fasilitas rumah sakit kelas pejabat. Jangan membeda-bedakan fasilitas kesehatan untuk mereka yang tidak mampu apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 ini,” lanjutnya.

Sebab, di pasal 28 H UUD 1945 ditegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

Dokter Irvan memastikan, PAN mendukung kebijakan PPKM Darurat dan terus bergerak membantu rakyat yang terdampak pandemi Covid-19.

“PAN saat ini sedang bergerak membantu pemerintah dengan menyelenggarakan program vaksinasi di banyak tempat. Ini adalah ikhtiar kami untuk bahu membahu keluar dari pandemi Covid-19 ini,” tutup dr. Irvan.