Sekjen DPP PAN H Eddy Soeparno melakukan penjaringan bakal calon presiden yang akan diusung PAN dari akar rumput melalui rakerda di setiap kabupaten.

Ia mengatakan, pengusungan bakal capres dari rakerda akan dibawa ke rakerwil pada bulan Juli untuk selanjutnya dibawa ke rakernas.

“Jadi sistemnya kami balik, saat ini kami menjaring bakal capres melalui akar rumput terlebih dahulu,” ujar Eddy saat membuka rakerda PAN di gedung juang 45, dilansir Tribunnews.com, Jumat (10/6/2022).

Eddy mengatakan, PAN ingin mengetahui bagaimana pandangan tentang capres dari akar rumput.

“Jadi sesuai kehendak daerah siapa yang akan diusulkan menjadi capres dalam rakerda,” ujar Eddy.

Ia mengatakan, bakal calon presiden harus sesuai dengan kriteria dasar PAN yang menganut paham nasionalis religius.

“Kriteria lainnya di antaranya berintegritas dan tidak korupsi, berpihak kepada produk dalam negeri, inovatif kolaboratif dan inklusif, karena kita sudah cape dengan istilah cebong dan kampret,” katanya.

Eddy mengatakan, tiap provinsi bisa saja mengusulkan nama yang berbeda, misal untuk Jabar nama Ridwan Kamil sangat kuat, lalu wilayah Jawa Tengah ada Khofifah dan terus setiap wilayah.

“Di rakerna nanti juga pasti melibatkan koalisi Indonesia Bersatu bagaimana sikap PPP, bagaimana sikap Partai Golkar dengan sikap kolektif kolegial musyawarah mufakat,” katanya.

Ketua DPD PAN Cianjur Herlan Firmansyah mengatakan, rakerda juga membahas strategi PAN dalam pemilu legislatif dan pilkada 2024 di Cianjur.

“Targetnya tentu kursi PAN Cianjur harus bertambah, kami menginginkan peran serta semua agar apa yang dicita-citakan tercapai,” katanya.