Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Guspardi Gaus mengaku prihatin dan mengecam keras tindakan kekerasan dan penyerangan yang dilakukan oleh aparat Israel terhadap jemaah muslim yang akan melaksanakan ibadah salat subuh di Masjid Al Aqsa, Jumat, 15 April 2022.

“Kebrutalan serangan sebelum subuh yang dilakukan oleh Israel menyebabkan sedikitnya 152 Warga Palestina terluka. Dan ini merupakan bentuk gerakan zionisme yang anti-HAM dan tidak menghormati agama. Polisi Israel telah mempertontonkan kepada dunia internasional kejahatan luar biasa dan nyata di luar batas kemanusiaan,” ujar Politisi PAN ini kepada wartawan, Selasa (19/4).

Penyerangan terhadap umat muslim Palestina di Masjid Al Aqsa menunjukkan bahwa Israel memang dikuasai para penjahat kemanusiaan. Isreael sudah berkali-kali memaksakan ambisi politik ekspansionisnya dengan terus memaksakan perluasan kawasan kekuasaannya hingga menjadi sumber berbagai masalah di wilayah dan negara Palestina, tegas Ketua Majlis Pemberdayaan Pesantren dan Mesjisd MPP ICMI ini.

Anggota Komisi II DPR RI itupun mempertanyakan sikap negara-negara barat terkait tindakan tentara Israel kepada umat muslim Palestina. Negara barat seolah menerapkan standar ganda, mereka bereaksi keras atas konflik Rusia-Ukraina namun lemah dan tidak bergeming terhadap intimidasi dan kekerasan yang dilakukan tentara Israel kepada rakyat Palestina.

“Tindakan provokasi dan kesewenangan yang dilakukan oleh tentara Israel, bisa memicu kemarahan umat Islam sedunia. Sudah semestinya PBB, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab, dan Komunitas HAM internasional, melakukan konsolidasi untuk menyelamatkan rakyat palestina dari praktek imperialis dan kolonialisme Israel,” ulas Legislator asal Sumatera Barat ini

Oleh karena itu, sambung dia, perlu keseriusan dan kesungguhan PBB untuk melakukan tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada Israel terhadap serangkaian tindakan kesewenangan yang telah dilakukan. Dan semestinya ditetapkan sebagai kejahatan luar biasa dan pelanggaran HAM berat.

“Indonesia sebagai presidensi G20 juga dapat berperan mengambil langkah responsif dalam upaya menyelamatkan rakyat palestina dari tindak kekerasan dan praktek pelanggaran HAM yang sudah berulangkali di lakukan oleh Zionis Israel,” pungkas Anggota Baleg DPR RI tersebut.