DPP PAN menggalang donasi bagi Palestina bertajuk ‘Pasti Ada HaraPAN’ di ruang pertemuan Gedung Nusantara IV DPR, Selasa (1/6/2021).

Dalam kesempatan itu, Ketum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, solidaritas Indonesia terhadap Palestina tetap harus dilakukan karena sesuai dengan amanat UUD 1945.

“Di Indonesia, solidaritas untuk Palestina pun tak terbendung. Bukan hanya digerakkan oleh rasa kemanusiaan tetapi melaksanakan amanat konstitusi kita dalam pembukaan UUD, terang benderang jelas dikatakan kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa,” kata pria yang disapa Zulhas itu, dilansir dari Kumparan.com, Selasa (1/6/2021).

“Oleh karena itu, penjajahan di atas bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan itu perintah konstitusi kita. Siapa pun warga Indonesia, rakyat Indonesia harus tunduk, patuh ada konsitusi,” jelas dia.

Apalagi, kata dia, perbuatan Israel terhadap Palestina tak lagi bisa ditoleransi karena melampaui nilai kemanusiaan.

“Di sisi lain, kebiadaban Israel terus menerus melakukan penjajahan, menerapkan politik apartheid, bahkan kita saksikan melakukan kejahatan kemanusiaan bahkan melampaui nilai-nilai kemanusiaan,” ucap dia.

Wakil Ketua MPR itu pun menyinggung adanya pihak yang seolah mencegah orang berbuat baik. Bahkan, cenderung nyinyir terhadap aksi yang dilakukan orang lain.

Seperti diketahui, baru-baru ini muncul polemik donasi Palestina yang memfitnah Ustaz Adi Hidayat (UAH).

“Jika tidak mau membantu, tidak mau berbuat baik, jangan halangi orang lain membantu dan berbuat baik. Hari ini, sejelekjeleknya orang adalah yang mempermasalahkan perbuatan baik orang lain,” katanya.

Dalam acara penggalangan donasi itu, kata Zulhas, PAN sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 3,7 miliar. Dana itu pun diprediksi akan terus bertambah.

“Insyaallah ini belum semua. DPW dan DPD masih terus bergerak,” ujar Zulhas.

Selain itu, salah satu kader PAN yakni Pasha Ungu juga meluncurkan lagu berjudul ‘Pasti Ada Harapan’ untuk perjuangan Palestina.