Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak stasiun TV untuk menghentikan semua tayangan Saipul Jamil di semua acara.

Jubir muda PAN, Aliah Sayuti, menilai public figure yang berstatus mantan narapidana pencabulan tidak sepantasnya diberikan panggung untuk menyiarkan perayaan kebebasan.

“Saat korban masih berjuang melepas trauma, Saipul Jamil masih diundang di stasiun televisi dan disambut meriah di hari kebebasannya seperti seorang pahlawan. Sudah sepantasnya seorang mantan narapidana pencabulan anak tidak diberikan panggung lagi di dunia hiburan tanah air,” tegasnya, Selasa (7/9/2021).

Apalagi aksi protes masyarakat juga semakin tidak terbendung. Petisi penolakan Saipul Jamil kembali ke Televisi di Change.org kini telah ditandatangi 465.922 orang.

Menurut Aliah yang juga Influencer dan Aktivis Sosial ini, Televisi harus mengingat bahwa yang mereka gunakan saat ini adalah frekuensi publik.

“Ingat, ini frekuensi publik dimana televisi memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat. Jadi dengarkan suara rakyat dan berikan tayangan yang mengedukasi,” tegasnya.

Aliah juga mengingatkan televisi nasional agar memperhatikan respons besar masyarakat yang memiliki perhatian pada kasus-kasus yang dilakukan Saipul Jamil.

“Sebelum terjerat kasus, Saipul Jamil merupakan public figure yang kerap tampil di layar kaca dan berperan penting dalam peningkatan rating acaranya. Namun saat Saipul Jamil bebas, bukan berarti televisi bisa menggunakan sosoknya lagi demi menaikan rating,” tutup Aliah.