Anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) terus memaksimalkan pendapatan daerah.

Juru bicara Fraksi PAN di DPRD Bulukumba, Nuraidah, mengatakan efesiensi belanja diperlukan untuk menekan defisit anggaran yang direncanakan.

Terkait dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang menjadi bagian dari pendapatan daerah, Nuraidah meminta agar angka angka pada target pendapatan OPD yang mengelola PAD, masih perlu pendalaman dan kajian.

Di sidang paripurna DPRD, Nuraidah pun meminta agar Pemda harus menyiapkan strategi yang inovatif dalam mereformasi sistim dan tata kerja organisasi pengelola PAD secara komprehensif.

“Semua sumber-sumber pendapatan penatausahaanya harus berbasis teknologi yang dapat diakses setiap saat, sehingga memudahkan kita dalam melakukan pemantauan dan pengawasan,” tegasnya, dilansir dari Rakyatsulsel.co, Rabu (29/9/2021).

Terkait dengan tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) yang mencapai lebih dari Rp20 Miliar, Hj Nuraidah memberikan apresiasi dan mendukung langkah taktis Bupati Bulukumba, HA Muhtar Ali Yusuf yang membentuk Tim Terpadu dalam mengevaluasi tunggakan pajak dan pengelolaan retribusi dalam meningkatkan pendapatan daerah.

“Fraksi PAN mendorong agar ruang lingkupnya diperluas pada sektor sektor pendapatan lainnya,” harapnya.

Legislator dari Dapil Gantarang-Kindang ini pun berharap, agar Bupati Bulukumba lebih fokus pada target penerimaan pendapatan dan penyesuaian target PAD seperti pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah, serta lain-lain pendapatan yang sah.

“Hal itu diperlukan agar hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk program kegiatan pemerintah daerah yang pro rakyat,” pungkasnya.