Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno secara resmi melaporkan kuasa hukum Ade Armando ke Polda Metro Jaya atas sejumlah dugaan tindak pidana, Senin (26/4).

“Saya menggunakan hak selaku warga negara untuk melaporkan saudara Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Saya percaya bahwa proses hukum yang akan berjalan ke depan bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua agar tetap menjaga etika dan kesantunan ketika menyampaikan pandangan di hadapan publik, termasuk di media sosial,” kata Eddy

Eddy selanjutnya menyerahkan proses hukum ke aparat penegak hukum yang akan menangani perkara ini. Menurutnya laporan ini baru langkah awal

“Kami percaya bahwa sebagai negara hukum, pihak kepolisian akan berlaku adil, kredibel dan bekerja dengan profesionalisme yang tinggi”.

Tentang dugaan penistaan dan penghinaan agama yang dilakukan seorang penggiat media sosial, Eddy meyakini hukum tidak pandang bulu.

“Oleh karenanya siapa saja yang menghina agama, apalagi perbuatannya menyakiti hati masyarakat luas harus diproses hukum, tidak terkecuali siapapun orangnya,” kata Eddy.

Anggota DPR RI Dapil Kota Bogor-Kabupaten Cianjur ini menyesalkan banyak cuitan di media sosial yang tidak pantas, apalagi jika keluarga yang tidak ada kaitannya ikut disebut dalam twit tersebut.

“Media sosial adalah salah satu wadah tempat kita untuk menyampaikan pandangan, berdiskusi, bahkan berbeda pendapat. Namun hal ini kan bisa dilaksanakan dalam bingkai kesponanan dan tidak merendahkan satu dengan lainnya,”

“Sangat disayangkan jika masih ada pihak-pihak yang justru menggunakan media sosial untuk melanggengkan konflik dan perpecahan diantara anak bangsa”, tutup Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini.