Anggota DPR RI Fraksi PAN, Syarifuddin Sudding, meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bertanggungjawab dalam peristiwa kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Tangerang.

“Saya kira ini Pak Yasonna yang harus tanggung jawab penuh. Bukan cuma di tingkat Ditjen dan Kalapas. Jangan menyalahkan Kalapas, kan kebijakannya di Menkumham,” ujar Sudding, dilansir dari Tempo.co, Rabu (8/9/2021).

Sudding mengkritik banyak masalah kompleks ihwal kondisi Lapas di Indonesia saat ini. Mulai dari isu kelebihan kapasitas, peredaran narkoba hingga tak manusiawinya perlakuan terhadap warga binaan.

Anggota Komisi III itu menilai kebakaran di Lapas Tangerang menjadi salah satu akumulasi persoalan yang kerap menimpa lembaga pemasyarakatan di Indonesia saat ini. Padahal, kata dia, Komisi III DPR sering menyuarakan desakan kepada Menteri Yasonna untuk membenahi persoalan Lapas. “Kita minta tak hanya retorika lah, tapi harus ada tindakan nyata di lapangan,” ujarnya.

Sudding menyinggung perlu dilakukan evaluasi ihwal kinerja Yasonna sebagai Menteri Hukum dan HAM. Sebab, ia menilai sudah banyak persoalan Lapas yang terjadi selama Yasonna menjabat. “Saya rasa cukup banyak persoalan di Lapas dan di bawah kendalinya dia (Yasonna). Saya kira perlu evaluasi. Presiden evaluasi terhadap menterinya, saya kira terlalu lama nyaman di situ,” ujarnya.

Sudding mendorong agar Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pemasyarakatan bisa disahkan dalam waktu dekat oleh Yasonna Laoly. Sebab rancangan aturan itu mengatur banyak mengenai hak-hak narapidana yang seharusnya dijamin pemerintah.