Anggota Komisi X DPR RI Zainudin Maliki meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk terus mengoptimalkan potensi wisata di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Menurut Zainudin, optimalisasi dapat dilakukan salah satunya dengan memfokuskan alokasi anggaran.

“Kami berharap untuk Kemenparekraf fokus (pada) anggaran untuk betul-betul mengembangkan potensi yang luar biasa yang diberikan Tuhan kepada Bangsa ini khususnya di Belitung,” ujarnya saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Kabupaten Belitung, Babel, Senin (22/11/2021).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan alokasi anggaran ini dapat dilakukan dengan menetapkan program prioritas yang unggul, sehingga dapat mengangkat potensi wisata yang ada. Hal ini tentunya akan kembali menggairahkan dunia pariwisata di Belitung yang sempat terguncang karena pandemi.

“Jika alokasi anggaran penetapan program prioritas, pengembangan desa-desa wisata dan destinasi wisata, yang akan tumbuh bukan hanya destinasi wisata yang diprioritaskan tetapi juga seluruh destinasi wisata yang diberikan Tuhan seperti Tanjung Kelayang dan Tanjung Tinggi ini yang ada di Belitung,” tuturnya.

Pariwisata Belitung memiliki 3 nomenklatur, yakni Belitung sebagai Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN), Belitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, serta Belitung sebagai Unesco Global Geopark.