Ketua DPW PAN Jawa Timur Ahmad Rizki Sadiq meminta agar Perempuan Amanat Nasional (PUAN) tidak hanya menjadi sekadar pemanis partai. Ia berharap PUAN ikut mencetak generasi muda yang sadar politik.

“Kalau generasi muda kita apatis, maka kita akan melihat masa di mana kita akan digantikan oleh orang-orang yang tidak paham dinamika berpolitik, sehingga kita akan  menjadi negara yang partisipasi politiknya sangat minim,” kata Rizki, dilansir dari Amanat News, Sabtu (20/3/2021).

“Padahal kita adalah negara terbesar ke-4 di dunia. Kalau partisipasi publik sangat minim maka intervensi negara-negara asing untuk mengobok-obok demokrasi kita, mengatur pemimpin-pemimpin kita, itu jadi lebih gampang,” lanjut Ketua PAN Jatim tersebut.

Anggota DPR-RI Dapil Jatim 6 itu berharap  organisasi PUAN Jatim bisa menjadi role model struktur PUAN secara nasional.  Ia juga berharap muncul ide-ide atau gagasan dari PUAN Jatim yang berkontribusi terhadap perkembangan organisasi PAN.

Rizki meminta PUAN Jatim tidak terkungkung pada aktivitas PUAN an sich yang kemudian sekadar menjadi pemanis partai dan melengkapi kuota perempuan. Ia berharap PUAN Jatim bisa mendorong munculnya organisasi mitra, terutama di kalangan generasi muda.

“Mereka mau nyoblos PAN atau tidak itu urusan belakangan, yang penting mereka dikenalkan dengan politik lebih dulu. Karena kita hidup dari lahir sampai mati urusannya politik,” tegas Rizki.