Pada pagelaran Paralimpiade Tokyo 2020, secara mengejutkan Indonesia mendapatkan pencapaian yang di luar dugaan. Kontingen Indonesia berhasil membawa pulang total 9 medali (2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu) selama ajang multi-olahraga internasional yang diikuti oleh atlet difabel ini.

Momen ini pun menjadi mengharukan dikarenakan lagu Indonesia Raya pada akhirnya dikumandangkan setelah 41 tahun lamanya setelah pasangan ganda putri Leani Ratri Oktila & Khalimatus Sadiyah serta ganda campuran Hary Susanto & Leani Ratri Oktila berhasil menyabet emas pada cabang olahraga badminton.

Melihat prestasi yang membanggakan ini, Jubir Muda PAN, Dimas Prakoso Akbar menilai euforia bonus & hadiah atas prestasi keduanya tidak se-dahsyat ketika pasangan Greysia & Apriyani meraih medali emas.

“Memang Leani Ratri & Khalimatussadiyah tidak menuntut disamakan, tapi izinkan saya mewakili aspirasi publik memohon agar bonus, hadiah, dan penghargaan yg diterima mereka tidak dibedakan dengan atlet2 olimpiade”, ujar Dimas, Senin (6/9/2021).

Pada kesempatan yang sama, Dimas pun menghimbau sejumlah pihak agar memberikan apresiasi yang sama seperti yang diberikan kepada peraih medali olimpiade.

“Saya mendorong presiden Jokowi, Menpora Zainuddin Amali, serta para public figure (selebriti & selebgram) untuk memberikan bonus & hadiah yg setara atau bahkan lebih tinggi kepada peraih medali Paralimpiade” ujarnya lagi.