Jubir Muda PAN Valeryan Bramasta menanggapi sikap Plt Ketum PSI Giring Ganesha yang menolak pencalonan Anies Baswedan menjadi Presiden di Pilpres 2024.

Bagi Jubir Muda PAN yang akrab disapa Valen ini, sikap nyinyir Giring justru menunjukkan ketidakpercayan diri sebagai Calon Presiden.

“Katanya mau jadi bakal Capres, tapi kok komentarnya tidak bermutu banget? Mau maju Capres kok bahasanya provokatif amat. Aneh bin lucu aja. Mau maju jadi bakal capres tapi menolak figur lain yang mau maju jadi bakal Capres,” kata Valen.

Dalam pandangan Jubir Muda Alumni UI ini Giring sebagai tokoh muda dan pimpinan partai seharusnya mengedukasi fans, kader dan simpatisannya dengan narasi yang baik, bukan sensasi semata.

“Hemat saya, seharusnya bro giring sebagai salah satu tokoh muda, pimpinan partai harus bisa lebih mengedukasi loyalisnya. Jangan cuma cari sensasi recehan. Sebagai Plt Ketua Umum partai politik, semestinya Giring memiliki kapasitas yang cukup. Sayang dengan jabatan tersebut” tambah Valen

Di kesempatan itu juga, Valen mengingatkan ke semua pihak agar mengedepankan adu gagasan dan inovasi dan menyampingkan narasi yang berujung pada labelling dan nyinyir semata. Tentu, argumen yang disampaikan politisi apalagi yang ingin menjadi presiden, harus jauh dari sensasi dan cari perhatian semata.

“Mulailah berbicara soal rakyat, bangsa, tantangan globalisasi melalui adu ide dan gagasan sehingga rakyat memiliki harapan terhadap masa depannya. kalau memang dirasa belum siap mental sebagai pimpinan partai politik, dan mau maju jadi bakal Capres presiden, sebaiknya Bro giring mempertimbangkan untuk memberi tapuk kepemimpinan ke figur yang lebih siap. Saya yakin masih banyak anak muda yang lebih berkompetensi dan bisa membawa narasi politik yang inovatif dan konstruktif,” tutup Valen.