Anggota DPRD Kota Surabaya dari Partai Amanat Nasional (PAN) Juliana Evawati mengajak para pemuda perempuan surabaya untuk menjadi pelopor kartini dan meminta payung hukum perlindungan anak dan perempuan ditegakkan.

Politisi muda tersebut menilai sangat banyak pemuda khusunya perempuan hebat di kota Surabaya. Di Hari Kartini ini, ia menaruh harapan besar kepada perempuan-perempuan muda di Kota Surabaya.

“Besar harapan saya kepada pemuda khusunya perempuan di Surabaya tidak hanya sebagai kartini masa kini, tetapi juga bisa menjadi contoh dan juga mengajak perempuan lainnya untuk menjadi lebih hebat, dan menjadi pelopor pemuda perempuan di Kota Surabaya,” kata Juliana Evawati atau akrab disapa Jeje, Rabu (20/4/2022).

Jeje juga menilai emansipasi yang luar biasa telah terjadi di Kota Surabaya. Banyak perempuan hebat Surabaya melakukan pekerjaan yang seharusnya bukan pekerjaan perempuan.

“Seperti gali kubur, tukang sapu, ojek online dll ini merupakan emansipasi yang luar biasa. Tapi payung hukum dan hak perempuan harus tetap kita jaga,” terang Jeje yang juga Anggota Komisi D.

Jeje mengatakan, Perda mengenai perlindungan anak dan perempuan sudah menjadi salah satu produk hukum dari Pemkot. Namun secara realisasi masih banyak perempuan di kota surabaya yang kurang terlindungi.

“Harapannya tidak lagi terjadi adanya tindakan asusila dan hal yang tidak sepatutnya dilakukan kepada perempuan terjadi lagi,” pungkasnya.