Anggota DPR RI Fraksi PAN, Dessy Ratnasari menyentil Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi soal polemik minyak goreng, yang sebelumnya langka, kini ‘banjir’ di pasar.

Dalam sebuah video yang diunggah Partai Amanat Nasional, pelantun lagu ‘Tenda Biru’ ini mengeluhkan, kalau ia sebagai ibu-ibu bingung dengan kebijakan pemerintah.

Ia melanjutkan, walau dirinya mengurangi makan gorengan, namun ia tak menutup mata kalau minyak goreng masih diburu oleh pedagang gorengan. Nah, permasalahannya, harganya melambung usai Lutfi mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Eh uniknya, itulah Indonesia. Setelah kebijakan HET ditiadakan, banjir itu yang namanya minyak. Ini teh gimana ya? Apa yang terjadi sesungguhnya? Ada yang bisa jawab, Pak Menteri?” tandas Dessy, dilansir dari Era.id, Senin (21/3/2022).

Diketahui Menteri Perdagangan (Mendag) Muhamamd Lutfi sebelumnya menyatakan, per 16 Maret 2022, pihaknya menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11/2022 yang mencabut ketentuan HET Permendag No 06/2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng.

Kini, minyak dalam kemasan itu dibanderol seharga Rp24.000 per liter. Sementara kemasan 2 liter ada yang mencapai Rp49.000. Lalu minyak goreng curah, harga dipatok Rp14.000 hingga Rp17.000 di pasaran.