Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar Neo Aston Hotel Kupang, Sabtu 30 Juli 2022.

Kegiatan yang dibuka Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan tersebut dihadiri pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN asal 22 Kabupaten dan kota di wilayah NTT.

Saat tiba di Neo Aston Hotel, Ketum PAN, Zulkifli Hasan bersama rombongan disambut langsung Ketua DPW PAN, Awang Noto Prawiro bersama seluruh pengurus DPW PAN NTT.

Saat memasuki ruang digelarnya Mukerwil diwarnai dengan teriakan yel-yel PAN oleh pengurus dan kader PAN.

Bahkan teriakan Zulkifli Hasan Calon Presiden ikut menggema di ruangan terselenggaranya Rakerwil PAN NTT.

Ketua Panitia Kegiatan Mukerwil PAN NTT, Yosua Koro mengatakan, kegiatan Rakerwil dilaksanakan setelah sebelumnya telah digelar Musyawarah Kerja Daerah pada 22 DPD PAN se NTT.

Selain itu ungkap Yosua, pelaksanaan Rakerwil tersebut juga merupakan wahana konsolidasi sekaligus momentum PAN untuk kembali menjadi partai besar di Pemilu 2024.

Menurutnya, PAN se NTT memiliki soliditas tinggi, sebab hingga saat ini telah membentuk struktur kepengurusan hingga keseluruh kecamatan yang ada di NTT dan sebagian besar pengurus di tingkat desa dan kelurahan telah terbentuk.

Tiga nama usulan capres dari DPW PAN NTT itu berdasarkan Rakerwil yang digelar Sabtu 30 Juli 2022 di Kota Kupang. Diketahui, ketua umum Zulkifli Hasan dan Sekjen, Eddy Soeparno dan anggota DPR RI dapil NTT, Ahmad Yohan, turut hadir dalam acara tersebut.

Ketua DPW PAN NTT, Awang Noto Prawiro, mengatakan, dalam Rakerwil itu membahas tentang verifikasi partai jelang pemilu. Selain itu, dibahasa juga perekrutan saksi.

Awang menyebut, pola rekrutmen saksi harus benar dan militan. Sedangkan pencalegan dini, sejuah ini sudah rampung 70 persen. Namun demikian, pencalegan dini, masih bersifat dinamis dan bergulir hingga penutupan dari KPU.

“Hasil sementara yang saya amati dan sayaa lihat, kayaknya yang pertama itu Erik Tohir, Zulkifli Hasan dan Ganjar Pranowo,” katanya, dilansir dari Kupang.tribunnews.com, Senin (1/8/2022).

Menurutnya, NTT akan mengusulkan tiga nama itu sesuai hasil Rakerda yang digelar sehari sebelumnya. Ketiga nama ini, memang masuh dalam tahapan penggodokan. Akan tetapi, Awang menyebut, semua DPD di NTT sudah menunjukkan arah kesepakatan kepada tiga nama.

Skema yang sama juga akan berlaku di momen pilkada. Calon dari luar partai dan internal partai bisa memungkinkan untuk diusung. Partai akan melakukan kajian terhadap calon yang akan didorong pada bursa pencalonan kepala daerah.

Dengan pemilu yang mendahulukan Pemilihan legislatif dan menyusul kepala daerah, maka ini menjadi sebuah keuntungan. Awang menilai, data yang diperoleh dari pemilihan legislatif akan menjadi dasar dalam penentuan calon kepala daerah.

Ia menjelaskan, target untuk Pemilihan legislatif, semua dapil di NTT wajib menyumbang satu kursi bahkan satu fraksi. Sementara keterwakilan perempuan hingga kini, saat ini sudah 25 persen. Nantinya, kuota untuk perempuan akan lebih maksimal.

Awang mengaku, perekrutan untuk kuota perempuan merupakan orang pilihan dan juga petarung. Untuk itu, bahasa mengenai perempuan hanya bisa menonton tidak ada lagi. Para kader perempuan PAN harus mampu bekerja.

Dia menegaskan, jika terbukti ada kader yang bermain dua kaki, ia memastikan PAN akan memecat kader tersebut. Awang menambahkan, pembentukan basis ditingkat desa/kelurahan, saat ini sudah dilaksanakan dibeberapa daerah. Kota Kupang saat ini sudah rampung. Kabupaten Kupang dan Sumba Timur, menjadi daerah selanjutnya dengan pembentukan basis juga relawan PAN.

Ketua umum PAN, Zulkifli Hasan, mengatakan, PAN merupakan partai terbuka. Filosofi sederhana lambang partai, menurutnya adalah memberi tanpa memilih. Oleh karena itu, siapapun mendapat kesempatan dan kehormatan yang sama di PAN. Semua kader diberikan kesempatan yang sama.

PAN merupakan partai terbuka dan rasional. Dia mengandaikan dengan lilin yang membawa persatuan. Tujuannya untuk membangun masyarakat lebih maju sekaligus mempersatukan. Dengan ini, banyak waktu dan pikiran untuk memajukan Indonesia.

“Ini akan mengantarkan Indonesia jadi lebih kuat dan mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia itu bisa dicapai,” sebutnya.

Diketahui, Rakerwil yang dihadiri ketua umum Zulkifli Hasan itu berlangsung secara tertutup. Adapun sejumlah arahan teknis yang disampaikan oleh ketua umum diharapkan agar bisa bekerja lebih maksimal.