Partai Amanat Nasional (PAN) mulai membuka pendaftaran Calon Anggota Legislatif (Caleg), meski Pemilu 2024 masih akan berlangsung sekitar dua tahun lagi. Sehingga dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi warga yang ingin berjuang lewat jalur politik.

Anggota Fraksi PAN DPR RI Ibnu Mahmud Bilalludin menyampaikan hal ini pada konsolidasi PAN Bantul, Senin (30/5/2022).

Melalui perekrutan Caleg sejak dini, PAN ingin mengajak seluruh anak bangsa untuk mengabdikan dirinya lewat jalur politik sekaligus menegaskan, bahwa politik merupakan pilihan mulia untuk berperan aktif dalam pembangunan. Apalagi sebagai partai politik yang lahir dari rahim reformasi, PAN tidak memiliki beban hutang masa lalu.

Modal berharga ini, membuat PAN dapat bermanuver lebih bebas. Untuk terus memperjuangkan aspirasi dari rakyat. Kondisi ini juga dapat membuat kegiatan politik dilakukan sepanjang tahun karena pada intinya politik bukan ruang kosong. Sehingga roda partai harus bergerak sepanjang tahun melalui berbagai agenda yang bermanfaat.

“Setiap kesempatan harus kita manfaatkan untuk mendengar aspirasi dari rakyat, kemudian berupaya mencarikan solusinya,” ajak putera asli Bantul yang duduk di DPR RI ini, dilansir dari Timesindonesia.co.id, Senin (30/5/2022).

Ketua DPW PAN DIY Suharwanta memastikan, pengabdian kepada rakyat harus menjadi niat awal setiap Caleg yang akan bergabung dengan PAN. Sebab pengabdian menjadi kunci utama untuk merebut simpatik dari rakyat. Bila sudah dapat memenangkan hati rakyat untuk dapat memenangkan pemilu, bukan pekerjaan yang sulit.

Ketua DPD PAN Bantul Wildan Nafis mengaku, selain melakukan penjaringan kader-kader terbaik sebagai Caleg, jajarannya juga terus berupaya menambah jumlah saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sehingga tak ada TPS yang terlewat dari pengawasan saksi PAN dan amanat yang sudah diberikan rakyat benar-benar dapat dijaga.

Langkah ini diambil berdasarkan hasil pemilu 2019, yang menemukan banyaknya suara PAN yang hilang. Kondisi ini disebabkan tidak terdapatnya saksi di beberapa TPS. Sehingga suara PAN tidak dapat terkawal secara sempurna. Padahal sebelum ke KPU terdapat beberapa tahapan rekapitulasi yang harus dilalui.

Hadir pada acara yang digelar oleh DPD PAN Kabupaten Bantul ini, antara lain seluruh anggota fraksi PAN DPRD Bantul, pengurus DPD PAN Bantul , Pengurus DPC PAN tingkat kecamatan, pengurus DPRt tingkat Kalurahan. dan pengurus sayap-sayap partai, seperti Barusan Muda (BM PAN), Perempuan Amanat Nasional (PUAN).