Partai Amanat Nasional (PAN) mengakui, pertarungan di Pemilu serentak 2024 akan sangat berat. Karena itu dibutuhkan mesin politik yang kuat dan solid dari pusat hingga daerah.

Kekuatan partai terletak pada kuatnya infrastruktur. Makanya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN sedang fokus dan konsentrasi menyelesaikan penyusunan kepengurusan dari cabang hingga ranting.

“Untuk pengurus cabang atau DPC (Dewan Pimpinan Cabang) diusahakan seluruh Indonesia Juli 2021 harus sudah selesai,” ujar Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, dilansir dark Rakyat Merdeka, Jumat (26/3/2021).

Setelah pembentukan DPC rampung seluruhnya, target berikutnya adalah pembentukan pengurus ranting atau desa. Ditargetkan, harus sudah selesai bulan September 2021.

Viva mengatakan, ujung tombak partai politik ada di desa. Makanya, DPP PAN benar-benar menempatkan kader yang mempunyai track record dan militansi yang kuat.

“Satu desa, kita targetkan ada 10 sampai 17 orang pengurus. Jika dikali jumlah desa yang ada di Indonesia 83.931, maka, pengurus PAN I .426.827 orang,” jelasnya.

Apabila semua sudah tuntas, lanjut Viva, DPP PAN melalui badan pemenangan pemilu akan membuat program untuk pemilu, baik legislatifmaupun presiden.

Eks aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu juga berharap, semua DPW dan DPD termasuk semua kader PAN, menyatukan seluruh kekuatan. Lalu bersinergi untuk memenangkan Pemilu 2024.

Apalagi, Ketua Majelis Penasehat Partai (MPP) PAN periode 2020-2025 Rajasa sebelumnya menargetkan masuk dalam tiga besar pada Pemilu 2024. Untuk memenuhi target itu, semua elemen PAN harus bekerja keras, dan ikhlas.