Anggota DPR RI Ahmad Yohan melakukan kunjungan ke CV. Flobamora Coconut Indonesia atau dikenal dengan Fonara Brand.

Dalam kunjungan itu, Ahmad Yohan turun bersama mitra kerjanya Bank Indonesia perwakilan NTT.

Pada kesempatan itu, Ahmad Yohan langsung mendengarkan keluhan owner Fonara Brand, Rahman Tukan terkait terkendalanya produksi lantaran pasokan listrik di wilayah itu yang sering mengalami gangguan.

Atas keluhan itu, Ahmad Yohan bersedia untuk mendatangkan genset berukuran 15 PH untuk mengatasi kendala listrik.

“Saya akan mendatangkan satu genset untuk Fonara Brand,” ujar Ahmad.

Ahmad Yohan juga mengaku pihak BI telah melihat secara langsung rumah produksi dan selanjutnya melaporkan ke pimpinan BI pusat untuk mendukung bantuan modal.

“Ada beberapa tahapan untuk mendapatkan bantuan BI, termasuk beberapa dokumen terkait yang diminta BI sebagai persyaratan untuk mendapatkan bantuan permodalan untuk Fonara Brand melalui kelompok Tani Milenial Tho The Dore,” tandasnya.

Sementara itu, owner Fonara Brand, Rahman Tukan mengaku bangga atas segala dukungan dari semua kalangan masyarakat termasuk pemerintah desa.

“Terima kasih untuk semua yang sudah terlibat secara langsung mendukung Fonara Brand. Perjuangan kami terhadap komoditas kelapa di daerah terpencil, sudah mulai dilirik oleh Bank Indonesia dan mendapatkan perhatian penuh oleh pak Ahmad Yohan,” ungkapnya.

Putra Ikram Hanafi ini bertekad kuat untuk terus belajar menciptakan berbagai varian produk dari buah kelapa.

“Walaupun dengan keterbatasan, kami akan terus optimis menciptakan beberapa varian produk dari buah kelapa, karena hanya dengan itu satu-satunya cara menaikkan pendapatan petani kelapa ke depannya. Kita ini adalah petani maka usaha memperjuangkan petani kelapa harus benar-benar total. Mohon doa dan dukungan semua pihak,” tandasnya.

Ia mengaku masih kekurangan modal dan beberapa mesin untuk mendongkrak kapasitas produksi. Karena itu, ia berharap ada bantuan modal dari Bank Indonesia.

“Saya sangat optimis karena produk lokal ini sudah menembus pasar internasional. Minyak goreng, sabun cuci piring dan virgin coconut oil, ketiga produk ini sudah go internasional seperti, Barcelona, Spanyol, London yang dibawa oleh kapal wisata Arka kinary, juga beberapa kali kirim ke Malaysia dan Brunai,” tutupnya.