Serangan dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat Israel terhadap muslim yang sedang beribadah sholat subuh di Masjid Al Aqso (15/04/21) menuai kecaman sejumlah pihak menyusul beredarnya video aksi brutal tersebut di media sosial.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, Ahmad Rizki Sadig, mengecam aksi brutal yang dilakukan polisi Israel kepada jamaah muslim Palestina yang sedang menjalankan ibadah di subuh hari dan menilai aksi kekerasan tersebut menodai momen bulan suci ramadhan.

“Tindakan aparat Israel ini merupakan aksi yang tak beradab dan merupakan bentuk pelanggaran HAM yang nyata. Aksi yang dilakukan penjahat kemanusiaan ini jelas melukai hati umat muslim di seluruh dunia yang sedang menjalankan rangkaian ibadah di bulan suci ramadhan,” tegas Rizki Sadig Sabtu (16/04/22).

Rizki pun menambahkan, aksi kekerasan polisi Israel ini dapat dijadikan momentum oleh umat Islam internasional untuk melihat objektivitas negara negara dunia dalam memandang kasus penyerangan ini.

“Pasca aksi brutal ini, jelas umat Islam akan melihat bagaimana respon negara negara dunia dalam memandang kekerasan ini. Apalagi saat ini sedang terjadi agresi Rusia terhadap Ukraina. Jangan sampai negara negara barat yang mengecam aksi Rusia, malah tidak bersuara dalam kasus HAM berat ini,” tambah Rizki.

Legislator yang juga Ketua DPW PAN Jawa Timur ini juga mendesak dunia internasional agar bersikap adil dalam memandang seluruh aksi kekerasan pelanggaran siapa pun pelakunya serta mendesak Pemerintah Indonesia lewat kementerian luar negeri untuk melakukan langkah konkret dalam upaya kemerdekaan Palestina dari Israel.

“Saya beserta Partai Amanat Nasional dengan tegas mendesak dunia internasional bersikap adil dalam melihat aksi brutal di Masjid Al Aqso. Beberapa kali Israel mempertontonkan kekerasan dan pelanggaran HAM terhadap masyarakat Palestina. Jangan sampai dunia ikut memiliki standarisasi ganda seperti negara-negara barat yang bersuara lantang terhadap Rusia, namun kasus tidak memiliki perhatian khusus terhadap aksi brutal ini,” jelasnya.

“PAN pun juga meminta pemerintah Indonesia melakukan upaya pro aktif dalam menyikapi pelanggaran HAM dan kekerasan terhadap jamaah Masjid Al Aqso. Lewat beberapa kanal forum internasional seperti OKI, G20, dan PBB, pemerintah Indonesia harus menjadikan aksi ini sebagai pembahasan prioritas dalam pertemuan antar negara demi mencari solusi atas segala konflik yang terjadi di Palestina, mengingat Palestina memiliki peran krusial bagi kemerdekaan Indonesia di masa lalu,” tutup Rizki.