Sekjen PAN Eddy Soeparno mendukung penuh upaya hukum pengusutan wafatnya Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari Yusuf Qardhawi dan Randi.

“Kami mendukung upaya hukum ditegakkan sejernih-jernihnya, setegak-tegaknya dan konsekuen,” kata Eddy, seperti yang dikutip dari media lokal Inilah Sultra, di acara pelantikan DPRD Sultra, Senin (7/10).

Pihak kepolisian saat ini telah menetapkan enam orang aparat sebagai terperiksa dan belum mengarah ke tersangka. Menanggapi hal ini, Eddy tetap memberikan apresiasi terhadap langkah Polisi yang masih mengusut kasus ini.

“Kita apresiasi setinggi-tingginya kepada penegak hukum yang memproses kasus ini,” ungkap Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kota Bogor-Cianjur ini.

Menurutnya, dukungan untuk mengusut kasus ini secara tuntas tak hanya datang dari PAN, namun dari seluruh partai di DPR RI.

“Jadi lebih baik kerja hati-hati memakan waktu lebih lama daripada tergesa-gesa dan terburu-buru tapi tidak mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak transparan,” pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui Randi meninggal karena luka tembak di dada kiri tembus dada kanan. Sedangkan Yusuf meninggal karena mengalami retak di kepala.